PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
Oleh:
Putri Dwi Suryanti
15030174050
2015 C
Prodi Pendidikan Matematika
Jurusan Matematika
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Surabaya
Tahun Ajaran 2015-2016
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B . .Rumusan Masalah
C. Tujuan Pembahasan
BAB II PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
A. Pengetian Ideologi
B. Pengertian Pancasila
C. Butir-butir Pengamalan Pancasila Sebagai Ideologi
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pada saat
berdirinya negara Republik Indonesia, kita sepakat mendasarkan diri pada
ideology Pancasila dan UUD 1945 dalam mengatur dan menjalankan kehidupan
negara. Namun sejak Nopember 1945 sampai sebelum Dekrit Presiden 5 Juli 1959
pemerintah Indonesia mengubah haluan politiknya dengan mempraktikan sistem
demokrasi liberal.Dengan kebijakan ini berarti menggerakan pendelum bergeser ke
kanan. Pemerintah Indonesia menjadi pro Liberalisme.Deviasi ini dikoreksi
dengan keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.Dengan keluarnya Dekrit Presiden
ini berartilah haluan politk negara dirubah. Pendelum yang posisinya di samping
kanan digeser dan digerakan ke kiri.Kebijakan ini sangat menguntungkan dan
dimanfaatkan oleh kekuatan politik di Indonesia yang berhaluan kiri (baca: PKI)
Hal ini tampak pada kebijaksanaan pemerintah yang anti terhadap Barat
(kapitalisme) dan pro ke Kiri dengan dibuatnya poros Jakarta-Peking dan
Jakarta- Pyong Yang. Puncaknya adalah peristiwa pemberontakan Gerakan 30
September 1965.Peristiwa ini menjadi pemicu tumbangnya pemerintahan Orde Lama
(Ir.Soekarno) dan berkuasanya pemerintahan Orde Baru (Jenderal
Suharto).Pemerintah Orde Baru berusaha mengoreksi segala penyimpangan yang
dilakukan oleh regim sebelumnya dalam pengamalan Pancasila dan UUD
1945.Pemerintah Orde Baru merubah haluan politik yang tadinya mengarah ke
posisi Kiri dan anti Barat menariknya ke posisi Kanan. Namun regim Orde Barupun
akhirnya dianggap penyimpang dari garis politik Pancasila dan UUD 1945, Ia
dianggap cenderung ke praktik Liberalisme-kapitalistik dalam menggelola negara.
Pada tahun 1998 muncullah gerakan reformasi yang dahsyat dan berhasil
mengakhiri 32 tahun kekuasaan Orde Baru.Setelah tumbangnya regim Orde Baru
telah muncul 4 regim Pemerintahan Reformasi sampai saat
ini.Pemerintahan-pemerintahan regim Reformasi ini semestinya mampu memberikan
koreksi terhadap penyimpangan dalam mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam
praktik bermasyarakat dan bernegara yang dilakukan oleh Orde Baru.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengertian Ideologi?
2. Bagaimana pengertian Pancasila?
3. Bagaimana butir-butir pengamalan Pancasila Sebagai Ideologi ?
C. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah untuk memahami bagaimana peranan pancasila sebagai ideologi
BAB II PANCASILA
SEBAGAI IDEOLOGI
A.
Pengertian Ideologi
istilah
ideologi berasal dari bahasa yunani, terdiri atas dua kata yaitu,
"idea" dan "logi". idea berarti melihat (idean), sedangkan
logi berasal dari kata logos yang berarti pengetahuan atau teori.menurut kamus
besar bahasa indonesia (kbbi) kata ideologi berarti kumpulan konsep bersistem
yang dijadikan asas berpendapat yang membetika arah dan tujuan untuk
kelangsungan hidup. sedangkan menurut beberapa ahli salah satunya seperti karl
marx, menurutnya ideology adalah kesadaran palsi dikarenakan ideology adalah
suatu hasil pemikiran yang diciptakan oleh pemikirnya padahal dari kesadaran
para pemikir itu pada dasarnya ditentukan oleh adanya suatu kepentingan.
Menurut Louis Althuser, ideology adalah suatu gagasan yang spekulatif. Menurut
Dr. Alfian, iideologi adalah pandangan atau juga system mulai yang menyeluruh,
serta juga mendalam mengenai bagaimana cara yang tepat yaitu secara moral
dianggap benar serta juga adil, mengatur adanya tingkah laku bersama didalam
berbagai segi kehidupan. Menurut Machiaveli, ideology adalah suatu system
perlindungan kekuasaan yang dipunyai oleh penguasa. Jadi ideology dapat diartikan
sebagai hasil penemuan dalam pikiran yang berupa pengetahuan atau juga teori.


